Profil

SCKATU (SCHOUT OF SDN KALIPANG 01)

Oleh:

Kak Andri Priono, S.Pd

Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan Formal yang meliputi segala unsur, diantaranya : guru, murid, peraturan sekolah, KBM, Kegiatan intrakurikuler, kegiatan ekstrakurikuler, dan fasilitas penunjang berupa sarana dan prasarana. Semua unsur tersebut merupakan suatu mata rantai yang tidak dapat dipisahkan karena saling berhubungan dan menunjang satu sama lain. Berdasarkan rumusan tujuan Pendidikan Nasional yang tertuang dalam Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 maka sekolah mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tujuan Pendidikan Nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan bertitik tolak pada uraian di atas maka Gerakan Pramuka yang berpangkalan di SDN Kalipang 01 berusaha mewujudkan peserta didik yang terampil, cekatan, tanggap, tangguh, tanggon, dan trengginas berlandaskan iman dan taqwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Usaha untuk mewujudkan keinginan di atas ditempuh dengan cara membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 20 anak (10 putra dan 10 putri) yang dipilih secara khusus dan dibina secara khusus pula. Pembentukan kelompok kecil ini bukan untuk membedakan perhatian atau menganaktirikan kelompok yang lain, melainkan untuk memudahkan pembina dalam mengadakan controling terhadap peserta didik tersebut dan juga untuk memberikan motivasi kepada kelompok yang lain guna memacu semangat dan prestasi pribadi maupun kelompoknya. Selain bertolak pada uraian di atas, SDN Kalipang 01 sering menerima tugas baik dari tingkat kecamatan maupun kabupaten. Untuk itu kesiapan fisik dan mental peserta didik yang akan menerima tugas tersebut haruslah disiapkan secara optimal sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Di dalam gerakan pramuka kelompok kecil yang terdiri dari 10 (sepuluh) anak disebut dengan regu, sedangkan 4 (empat) regu jika dihimpun menjadi satu kelompok disebut pasukan (SK Kwarnas no. 107 tahun 1999). Dikarenakan keterbatasan jumlah pembina/pelatih, sarana dan prasarana, dan sumber daya manusia yang dikhawatirkan tujuan dari pembentukan pasukan ini tidak berjalan dengan tujuan, maka dalam pasukan ini hanya terdiri dari 2 (dua) regu, 1 regu putra dan 1 regu putri. Terbentuknya pasukan khusus ini (tahun 2002) membawa dampak positif bagi SDN Kalipang 01, tidak hanya pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka saja melainkan juga menunjang kelancaran proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Definisi Pasukan Sckatu Pasukan adalah himpunan dari 4 (empat) kelompok kecil dari anggota pramuka pada tingkatan penggalang usia 11 sampai dengan 15 tahun (SK Kwarnas No. 107 tahun 1999). Kelompok kecil yang dimaksud adalah himpunan dari 10 (sepuluh) anggota pramuka yang disebut regu (SK Kwarnas No. 107 tahun 1999). Sckatu berasal dari kata Scout of SDN Kalipang 01 (satu) yang artinya Pramuka yang berpangkalan di SDN Kalipang 01. Jadi Pasukan Sckatu sebenarnya adalah semua anggota pramuka penggalang yang berpangkalan di SDN Kalipang 01. Namun karena pemakaian nama pasukan sudah ada ketentuan tersendiri dari Gerakan Pramuka, yaitu kumpulan dari 4 (empat) regu, maka untuk membedakan definisi maka kami memberi tambahan Sckatu. Kesimpulannya, Pasukan Sckatu merupakan Pasukan Khusus Pramuka yang hanya berpangkalan di SDN Kalipang 01 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Di dalam pasukan ini hanya terdiri dari 2 regu yaitu 1 regu putra dan 1 regu putri yang diberi nama REGU JAGUAR untuk putra dan REGU TERATAI MERAH untuk putri. Nama regu inipun dibuat secara khusus yang tidak boleh digunakan oleh regu-regu yang lain, dikandung maksud Regu Jaguar dan Regu Teratai Merah merupakan regu khusus dari Pasukan Sckatu. Siapapun anggota pramuka khususnya yang berpangkalan di SDN Kalipang 01 yang menjadi anggota regu Jaguar maupun regu Teratai Merah pastilah anggota dari Pasukan Khusus yang di sebut Pasukan Sckatu.

Leave a Reply